Antropometri

 

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM

ANALISIS PERANCANGAN KERJA DAN ERGONOMI 2

PENGUKURAN DIMENSI TUBUH MANUSIA

(ANTROPOMETRI)

Disusun Oleh:

Nama/NPM                 : 1. Agustinus / 30408063

2. Dery Indra  / 30408266

3. Nadya Jeans / 30408928

4. Taruna Jaya / 30408818

Kelompok                    : I (Satu)

Hari/Tanggal                 : Sabtu / 2 Oktober 2010

Shift                             : I (Satu)

Asisten Pembimbing      : Bramastha Bintang

 

 

LABORATORIUM ANALISIS PERANCANGAN KERJA DAN ERGONOMI

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS GUNADARMA

JAKARTA

2010

 

ABSTRAKSI

Agustinus (30408063), Dery (30408266), Nadya Jeans (30408928), Taruna Jaya (30408818)

PENGUKURAN DIMENSI TUBUH MANUSIA (ANTROPOMETRI)

Laporan Akhir, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, 2009 – 2010.

Kata Kunci: Antropometri, Perancangan Meja Staff, Dimensi Tubuh Manusia

 

Salah satu cara untuk merancang suatu produk adalah dengan menggunakan data dimensi tubuh manusia yaitu Antropometri. Antropometri adalah suatu studi yang menyangkut pengukuran dimensi tubuh manusia dan aplikasi rancangan yang menyangkut geometri fisik, massa dan kekuatan tubuh. Produk yang akan dirancang menggunakan data Antropometri adalah meja staff. Meja ini harus diancang dengan baik agar dapat digunakan dengan nyaman. Data Antropometri yang digunakan adalah data Antropometri dari praktikan kelas 3ID02 sebanyak 38 orang. Data Antropometri untuk data statis sebanyak 39 dan data dinamis sebanyak 3. Data Antropometri yang digunakan untuk merancang meja staff hanya tinggi siku duduk (Tsd) untuk menentukan tinggi meja staff, tinggi lutut duduk (Tld) untuk menentukan panjang dan lebar sekat, rentangan tangan (Rt) untuk menentukan panjang meja staff, jangkauan tangan ke depan (Jktd) untuk menentukan lebar meja staff, lebar pinggang (Lpg) untuk menentukan tinggi meja, dan panjang lengan bawah (Plb) untuk menentukan lebar laci. Rancangan meja staff dengan menggunakan data antropometri yakni antara lain panjang meja adalah 160 cm, lebar meja adalah 84 cm, tinggi meja adalah 78 cm, panjang laci adalah 52 cm, lebar laci adalah 30 cm, panjang sekat adalah 61 cm, dan lebar sekat adalah 25 cm.

Meja staff yang dirancang ini memiliki kelebihan adalah disesuaikan dengan dimensi tubuh dan kelemahannya adalah hanya untuk populasi kelas 3ID02 diantaranya. Kemudian tipe perancangan yang digunakan untuk rancangan meja staff adalah data ekstrim dengan menggunakan persentil 95%.

 

 

(Daftar Pustaka 1991 – 2010)

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan berkembangnya zaman, manusia kini semakin kreatif dalam menciptakan sebuah produk yang mampu bersaing dipasaran. Salah satu produk yang mampu bersaing dipasaran tentunya tidak hanya dari segi penampilan yang menarik, tetapi sebuah produk haruslah memenuhi rasa nyaman saat digunakan. Rasa nyaman yang didapat dari sebuah produk terkadang hanya dapat dinilai pada sebagian orang, sehingga dibutuhkan rancangan sebuah produk yang dapat disesuaikan dengan dimensi tubuh manusia pada umumnya. Adapun rancangan produk yang terbaik, harus mengalami tahap penelitian dan salah satunya dengan menggunakan metode antropometri. Metode antropometri merupakan sebuah metode dengan melakukan pengukuran dimensi tubuh pada seorang manusia maupun beberapa populasi manusia tertentu yang mungkin dalam jumlah banyak, sehingga akan didapat hasil rancangan sebuah produk yang memenuhi rasa nyaman saat digunakan.

Oleh karena, itu dirancanglah meja staff yang dibuat berdasarkan data dimensi tubuh manusia agar menjadi contoh rancangan sebuah prosduk yang memberikan rasa nyaman. Dirancangnya meja staff ini karena perancangannya tidak begitu sulit dan data dimensi tubuh yang digunakan dibatasi. Perancangan meja staff juga dirancang dengan memperhitungkan nilai ergonomisnya.

 

1.2       Perumusan Masalah

Permasalahan yang muncul dari latar belakang dapat dirumuskan pada perumusan masalah. Perumusan masalah pada modul Antropometri ini adalah bagaimana merancang sebuah meja staff dengan menggunakan data dimensi tubuh manusia.

 

 

 

1.3       Pembatasan Masalah

Permasalahan yang dibahas dalam laporan akhir praktikum tentang Antropometri lebih jelas dengan adanya batasan-batasan masalah. Adapun batasan-batasan masalahnya sebagai berikut:

  1. Tempat dan waktu

Praktikum hanya dilaksanakan di Laboratorium Analisis Perancangan Kerja dan Ergonomi pada hari Senin, tanggal 27 September 2010  pada pukul 09.30 WIB bertempat di Universitas Gunadarma

  1. Data Antropometri yang Diukur

Data antropometri statis dengan jumlah 39 data dan  data antropometri dinamis dengan jumlah 3 data, untuk setiap praktikan 3ido2 sebanyak 38 orang.

3.   Produk yang Dirancang

Produk yang dirancang adalah hanya sebuah meja staff.

4.   Tipe Perancangan

Tipe perancangan yang digunakan adalah data ekstrim, dengan menggunakan persentil 95%.

 

1.4       Tujuan

Penulisan dari laporan akhir ini memiliki tujuan yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Adapun tujuan laporan akhir ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengetahui data dimensi tubuh yang digunakan dalam perancangan meja staff.
  2. Mengetahui tipe perancangan dan persentil yang digunakan dalam perancangan meja staff.
  3. Mengetahui ukuran perancangan meja staff menggunakan data dimensi tubuh manusia.
  4. Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari produk yang akan dirancang yaitu meja staff.

 

1.5        Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dibuat untuk mempermudah pembaca dalam memahami serta mengambil kesimpulan dari pembahasan dalam Laporan Akhir Antropometri Analisis Perancangan Kerja dan Ergonomi 2 ini, yang terdiri dari 5 (lima) bab. Adapun sistematika penulisan laporan akhir ini adalah sebagai berikut:

BAB I     PENDAHULUAN

Berisi latar belakang, perumusan masalah dari modul antropometri, tujuan diadakannya praktikum antropometri. Pembatasan masalah di dalam praktikum antropometri juga terdapat dalam bab ini. Terakhir sistematika penulisan dari Laporan Akhir Antropometri Analisis Perancangan Kerja dan Ergonomi 2 ini.

BAB II   LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan mengenai ringkasan teori dan materi-materi yang bersangkutan dari modul antropometri.

BAB III PENGUMPULAN DATA

Bab ini memaparkan tentang flowchart pengumpulan data saat praktikum beserta penjelasannya. Terdapat juga peralatan yang digunakan selama praktikum beserta fungsinya, serta data antropometri yang diambil selama praktikum.

BAB IV  PEMBAHASAN DAN ANALISIS

Bab ini berisi mengenai pembahasan dan analisis. Pembahasan berisi deskripsi dari produk yang dirancang, data antopometri yang digunakan, pengolahan data secara manual, pengolahan data menggunakan software SPSS dan perancangan produk. Analisis berisi analisis produk dan analisis perbandingan produk.

BAB V   KESIMPULAN DAN SARAN

Berisi mengenai kesimpulan yang didapat dari perancangan meja staff. Kesimpulan juga berisi saran-saran yang diperlukan pada pelaksanaan praktikum Analisis perancangan Kerja dan Ergonomi 2 selanjutnya.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Antropometri

Antropometri berasal dari kata antropo (manusia) dan metri (ukuran). Antropometri yaitu studi yang berkaitan dengan pengukuran tubuh manusia yang akan digunakan sebagai pertimbangan ergonomis dalam memerlukan interkasi manusia.

Antropometri menurut Nurmianto (1991) adalah kumpulan data numerik yang berhubungan dengan karakteristik fisik tubuh manusia, ukuran, bentuk dan kekuatan, serta penerapan dari data tersebut untuk penanganan masalah desain. Penerapan data antropometri ini akan dapat dilakukan jika tersedia nilai mean (rata-rata) dan standar deviasi dari satu distribusi normal. Antropometri mengkaji masalah tubuh manusia. Informasi ini diperlukan untuk merancang suatu sistem kerja agar menunjang kemudahan pemakaian, keamanan dan kenyamanan dari suatu pekerjaan, sehingga antropometri dapat juga diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara struktur dan fungsi tubuh (termasuk bentuk dan ukuran tubuh dengan desain alat-alat yang digunakan manusia.

Antropometri membicarakan ukuran tubuh manusia dan aspek-aspek segala gerakan manusia maupun postur dan gaya-gaya yang dikeluarkan, dengan bantuan dasar-dasar antropometri, maupun aspek-aspek pandangan dan medan visual, dapat membantu mengurangi beban kerja dan memperbaiki untuk kerja dengan cara menyediakan tata letak tempat kerja yang optimal, termasuk postur kerja yang baik serta landasan yang dirancang dengan baik.

Antropometri merupakan bagian dari ergonomi yang secara khusus mempelajari ukuran tubuh yang meliputi dimensi linear, serta, isi dan juga meliputi daerah ukuran, kekuatan, kecepatan dan aspek lain dari gerakan tubuh. Secara devinitif antropometri dapat dinyatakan sebagai suatu studi yang berkaitan dengan ukuran dimensi tubuh manusia meliputi daerah ukuran, kekuatan, kecepatan dan aspek lain dari gerakan tubuh manusia.

Salah satu pembatas kinerja tenaga kerja, guna mengatasi keadaan tersebut diperlukan data antropometri tenaga kerja sebagai acuan dasar desain sarana prasarana kerja. Antropometri sebagai salah satu disiplin ilmu yang digunakan dalam ergonomi memegang peran utama dalam rancang bangun sarana dan prasarana kerja. Antropometri dapat dibagi menjadi:

  1. Antropometri Statis

Pengukuran dimensi linear tubuh manusia dalam posisi statis (diam). Posisi pengukuran ini biasanya sudah distandarkan.

  1. Antropometri Dinamis

Pengukuran posisi anggota badan sebagai hasil dari gerakan tubuh, contohnya adalah sudut putar pergelangan tangan dan sudut putar pergelangan kaki.

 

2.2 Data Antropometri

Data antropometri adalah rata-rata dari hasil pengukuran yang digunakan sebagai data untuk perancangan peralatan. Mengingat bahwa keadaan dan ciri dapat membedakan satu dengan yang lainnya, maka dalam perancangan yang digunakan data antropometri menurut Wignjosoebroto (2003) terdapat tiga prinsip yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Prinsip perancangan fasilitas berdasarkan individu ekstrim (minimum atau maksimum). Prinsip ini digunakan apabila seseorang mengharapkan agar fasilitas yang akan dirancang tersebut dapat dipakai dengan enak dan nyaman oleh sebagian besar orang-orang yang akan memakainya. Contohnya adalah ketinggian kontrol maksimum digunakan tinggi jangkauan ke atas dari orang pendek, ketinggian pintu disesuaikan dengan orang yang tinggi dan lain-lain.
  2. Prinsip perancangan fasilitas yang biasa digunakan. Prinsip ini digunakan untuk merancang suatu fasilitas agar fasilitas tersebut dapat menampung atau bisa dipakai dengan eank dan nayaman oleh semua orang yang mungkin memerlukannya. Biasanya rancangan ini memerlukan biaya lebih mahal tetapi memiliki fungsi yang lebih tinggi. Contohnya adalah kursi kemudi yang bisa diatur maju dan mundur serta kemiringan sandarannya, tinggi kursi sekretaris atau tinggi permukaan mejanya.
  3. Prinsip perancangan fasilitas berdasarkan harga rata-rata para pemakainya. Prinsip ini hanya digunakan apabila perancangan berdasarkan harga ekstrim tidak mungkin dilaksanakan bisa lebih banyak rugi dari pada untungnya, ini berarti hanya sebagian kecil dari orang-orang yang merasa enak dan nyaman ketika menggunakan fasilitas tersebut.

Data anropometri yang berhasil diperoleh akan diaplikasikan secara luas antara lain dalam hal:

  1. Perancangan area kerja (work station, mobile, interir dan lainnya)
  2. Perancangan peralatan kerja seperti mesin, equipment, perkakas dan sebagainya.
  3. Perancangan produk konsumtif seperti pakaian, kursi, meja dan sebagainya.
  4. Perancangan lingkungan kerja fisik.

Jadi dapat disimpulkan bahwa data antropometri dapat menentukan bentuk, ukuran dan dimensi yang berkaitan dengan produk yang dirancang dan manusia yang akan mengoperasikan atau menggunakan produk tersebut. Dalam kaitan ini maka perancangan produk harus mampu mengakomodasi dimensi lain dari populasi terbesar yang akan menggunakan produk hasil rancangan tersebut.

Proses untuk mendesain peralatan kerja secara ergonomi yang digunakan dalam lingkungan sehari-hari atau mendesain peralatan yang ada pada lingkungan seharusnya disesuaikan dengan manusia di lingkungan tersebut. Apabila tidak ergonomis akan menimbulkan berbagai dampak negatif dari manusia tersebut, dampak negatif bagi manusia tersebut akan terjadi dalam jangka waktu pendek (short term) maupun jangka panjang (long term).

Manusia pada umumnya berdeda-beda dalam hal bentuk dan dimensi ukuran tubuhnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi ukuran tubuh manusia, yaitu:

  1. Umur atau Usia

Ukuran tubuh manusia akan berkembang dari saat lahir sampai sekitar 20 tahun untuk pria dan 17 tahun untuk wanita. Setelah itu, tidak lagi akan terjadi pertumbuhan bahkan justru akan cenderung berubah menjadi pertumbuhan menurun ataupun penyusutan yang dimulai sekitar umur 40 tahunan. Manusia dapat digolongkan atas beberapa kelompok usia yaitu balita, anak-anak, remaja, dewasa dan lanjut usia.

  1. Jenis Kelamin

Pada umumnya dimensi tubuh pria dan wanita ada perbedaan yang signifikan diantara rata-rata dan nilai perbedaan ini tidak dapat diabaikan begitu saja. Pria dianggap lebih panjang dimensi segmen badannya daripada wanita. Oleh karenanya data antropometri sangat diperlukan dalam perancangan sebuah alat atau produk. Secara umum pria memiliki dimensi tubuh yang lebih besar, kecuali dada dan pinggul.

  1. Suku Bangsa

Setiap suku bangsa ataupun kelompok etnik tertentu akan memiliki karakteristik fisik yang berbeda satu dengan yang lainnya.

4.   Jenis Pekerjaan atau Latihan

Beberapa jenis pekerjaan tertentu menuntut adanya persyaratan dalam seleksi karyawan atau rekan kerjanya.

2.3       Prinsip Perancangan Produk atau Fasilitas Dengan Ukuran Rata-Rata Data Antropometri

Dalam hal ini rancangan produk didasarkan terhadap rata-rata ukuran manusia. Permasalahan pokok yang dihadadapi dalam hal ini justru sedikit sekali yang berbeda dalam ukuran rata-rata, sedangkan bagi yang memiliki ukuran ekstrim akan dibuatkan rancangan tersendiri.

Berkaitan dengan aplikasi data antropometri yang diperlukan dalam proses perancangan produk ataupun fasilitas kerja, maka ada beberapa saran atau rekomendasi yang bisa diberikan sesuai langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pertama kali harus menetapkan anggota tubuh mana yang nantinya akan difungsikan untuk mengoperasikan rancangan tersebut.
  2. Tentukan dimensi tubuh yang penting dalam proses perancangan tersebut, dalam hakl ini perlu juga diperhatikan apakah harus menggunakan data dimensi tubuh statis atau data dimensi tubuh dinamis.
  3. Tentukan populasi terbesar yang harus diantisipasi, diakomodasi dan menjadi target utama pemakai rancangan produk tersebut.
  4. Tetapkan prinsip ukuran yang harus di ikuti, misalnya apakah rancangan untuk ukuran individual yang ekstrim, rentang ukuran yang  fleksibel atau ukuran rata-rata.

2.4       Persentil

Persentil adalah suatu nilai yang menunjukkan persentase tertentu dari orang yang memiliki ukuran pada atau dibawah nilai tersebut. Sebagai contoh, persentil ke-95 akan menunjukkan 95% populasi akan berada pada atau dibawah ukuran tersebut, sedangkan persentil ke-5 akan menunjukkan 5% populasi akan berada pada atau dibawah ukuran itu. Dalam antropometri, angka persentil ke-95 akan menggambarkan ukuran manusia yang “terbesar” dan persentil ke-5 sebaliknya akan menunjukkan ukuran “terkecil”. Bilamana diharapkan ukuran yang mampu mengakomodasi 95% dari populasi yang ada, maka diambil rentang 2.5-th dan 97.5-th persentil sebagai batasan-batasannya.

(http://bambangwisanggeni.wordpress.com/2010/03/02/antropometri/)

 

BAB III

PENGUMPULAN DATA

3.1 Flowchart Pengumpulan Data

Proses pengumpulan data untuk modul antropometri, tahapannya dijelaskan dalam bentuk flowchat. Setiap tahapan dalam flowchart merupakan prosedur yang dilakukan saat melakukan pengumpulan data. Berikut dapat dilihat pada Gambar 3.1 untuk lebih jelas tentang tampilan flowchart pengumpulan data.

 

 

Langkah pertama dalam tahapan pengumpulan data adalah menyiapkan alat diantaranya kursi antropometri, meteran jahit, meteran bangunan, dua buah batang kayu untuk membantu proses pengukuran, busur, dan lembar data antropometri. Setelah menyiapkan alat, kemudian tahapan berikutnya adalah melakukan pengukuran dimensi tubuh untuk 38 mahasiswa dengan menggunakan alat yang tersedia, untuk 39 data antropometri statis dan 3 data antropometri dinamis. Setelah melakukan pengukuran  dimensi tubuh, keseluruhan data antropometri dicatat dalam lembar data antropometri.

Data antropometri dikatakan mencukupi, bila jumlah keseluruhan data yakni sebanyak 42 data antropometri. Selanjutnya data antropometri yang diperoleh saat melakukan pengukuran, dicatat dalam lembar data antropometri. Proses berikutnya untuk data antropometri yang diperoleh bila sudah sesuai, maka berlanjut ke proses berikutnya untuk menentukan produk yang akan dibuat. Namun jika data antropometri belum sesuai, maka harus melakukan pengukuran kembali. Selanjutnya bila data antropometri sudah mencukupi, maka dapat merapikan alat untuk diletakkan kembali pada tempatnya. Langkah berikutnya menentukan produk yang akan dirancang dari hasil pengukuran antropometri, dalam hal ini produk yang akan dirancang adalah meja staff.

3.2 Peralatan yang Digunakan

Peralatan yang digunakan beserta penjelasan fungsinya dalam proses pengumpulan data yang dilakukan dengan mengukur dimensi tubuh dari 38 mahasiswa untuk membuat rancangan produk meja staff , sebagai berikut.

  1. Kursi antropometri, digunakan untuk mengukur seluruh bagian dimensi tubuh.
  2. Meteran jahit dan meteran bangunan, digunakan untuk mengukur dimensi tubuh secara manual.
  3. Busur, digunakan untuk mengukur ketepatan sudut putaran pada dimensi tubuh.
  4. Dua buah batang kayu, digunakan untuk membantu pengukuran dimensi tubuh yang sulit dijangkau.
  5. Lembar data antropometri, digunakan untuk mencatat keseluruhan hasil pengukuran dimensi tubuh yang terdiri dari 39 data antropometri statis dan 3 data antopometri dinamis.

 

3.3 Data Antropometri

Bagian ini menampilkan keseluruhan data antropometri untuk jumlah 10 kelompok, yang tercantum dalam lembar data antropometri dinamis dan lembar data antropometri statis. Berikut ini adalah keseluruhan data antropometri dari seluruh kelompok, mulai dari data antropometri kelompok 1 hingga kelompok 10.

 

Tabel 3.1 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 1

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : NADYA, AGUSTINUS, TARUNA, DERY    
UMUR :  19, 20, 20, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  P, L, L, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Nadya Agus Taruna Dery
1 Berat badan Bb 49 80 46 43
2 Tinggu duduk tegak Tdt 85 88 83,5 88
3 Tinggi duduk normal Tdn 80 83 82 86
4 Tinggi bahu duduk Tbd 57 57 67 61
5 Lebar bahu Lb 41 46 41,5 40
6 Tinggi mata duduk Tmd 72 76 66 70,5
7 Tinggi siku duduk Tsd 25 22 22,5 20,5
8 Siku ke siku Sks 34 42,5 39,5 30
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 50 58 42 50
10 Lebar sandaran duduk Lsd 21 22 17,2 21
11 Tinggi pinggang Tpg 20 17 21 17
12 Lebar pinggang Lpg 31 31 27,7 26,5
13 Tebal perut duduk Tpd 17 23,5 15,5 15,5
14 Tebal paha Tp 11 14 16,5 12
15 Tinggi lulut duduk Tld 46 52,5 43 42,5
16 Tinggi popliteal Tpo 38 41,5 40 50,5
17 Pantat popliteal pp 41 47,5 47 46
18 Pantat ke lutut Pkl 53 60 55 54
19 Lebar pinggul Lp 32 32 30,9 29
20 Tinggi badan tegak Tbt 160 170,4 161,5 166
21 Tinggi mata berdiri Plb 144 158,1 105 154
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 131,5 141 89 136,5
23 Tinggi siku berdiri Tsb 97 104 54 103,5
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 88 93,5 51 97
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 81,5 85,8 43 86
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 42 47,2 47 51
27 Panjang lengan bawah Plb 26 25 23 28
28 Tebal dada berdiri Tdb 21 23 16 17,5
29 Tebal perut berdiri Tpb 18,5 21 14 17,5
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 200 240 199 210
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 85 87,5 77 82
32 Rentangan tangan Rt 158 170 163 172
33 Pangkal ke tangan Pkt 10 11 10,5 11
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 6 8,3 7,5 7
35 Lebar tangan Lt 8,5 12 11 11
36 Tebal tangan Tt 3,2 3,5 3,5 3,4
37 Panjang jari 1 Pj 1 6 6 7 6
  2 Pj 2 7 7,5 7,2 7,6
  3 Pj 3 7,4 7,7 7,8 8,3
  4 Pj 4 7,2 7,1 7,2 7,7
  5 Pj 5 5,5 6,5 5,8 6,9
38 Panjang kaki Pk 23,5 25,5 25 24,5
39 Lebar kaki Lk 7,5 10 10 9,5
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Nadya Agus Taruna Dery
1 Putaran lengan Pl 63 35 65 54
2 Putaran telapak tangan Ptt 65 22 41 42
3 Sudut telapak kaki Stk 81 30 51 74

Tabel 3.2 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 2

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : HEIDY, RIDWAN, DEDI, ARDAN    
UMUR :  20, 20, 20, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  P, L, L, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Heidy Ridwan Dedi Ardan
1 Berat badan Bb 48 63 45 64
2 Tinggu duduk tegak Tdt 83 90 82 89
3 Tinggi duduk normal Tdn 83 88 82 86
4 Tinggi bahu duduk Tbd 56 57 56 59
5 Lebar bahu Lb 40 45 44 45
6 Tinggi mata duduk Tmd 74 76 72 76
7 Tinggi siku duduk Tsd 26 33 29 33
8 Siku ke siku Sks 42 40 40 49
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 50 52 50 69
10 Lebar sandaran duduk Lsd 30 23 25 30
11 Tinggi pinggang Tpg 26 25 15 23
12 Lebar pinggang Lpg 27 31 33 31
13 Tebal perut duduk Tpd 17 18 18 18
14 Tebal paha Tp 32 38 36 41
15 Tinggi lulut duduk Tld 48 52 48 49
16 Tinggi popliteal Tpo 42 41,8 41 42,5
17 Pantat popliteal pp 51,5 50,5 47 46,5
18 Pantat ke lutut Pkl 42,3 64,5 57 61,5
19 Lebar pinggul Lp 32 35 31 36
20 Tinggi badan tegak Tbt 161 167 161 165
21 Tinggi mata berdiri Plb 151 155 151 153,5
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 132 137 130 137
23 Tinggi siku berdiri Tsb 103 102 103 104
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 101 103 101 102
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 95 94 86 92
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 45 48 47 48
27 Panjang lengan bawah Plb 25 26 26 25
28 Tebal dada berdiri Tdb 19,5 14 16 19
29 Tebal perut berdiri Tpb 17 28 21 26
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 160 166 159 166
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 68 75 67 75
32 Rentangan tangan Rt 170 176 165 174
33 Pangkal ke tangan Pkt 10 10 10 10
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 7 8 7 8
35 Lebar tangan Lt 9 12 10 12
36 Tebal tangan Tt 3 3,5 4 4,5
37 Panjang jari 1 Pj 1 6 7,5 6,5 7
  2 Pj 2 6,5 8 7 8,5
  3 Pj 3 8 9 7,5 9
  4 Pj 4 7 8 7 8
  5 Pj 5 5,5 7 6,5 7
38 Panjang kaki Pk 23,5 25 22,5 25
39 Lebar kaki Lk 9 10 10 10
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Heidy Ridwan Dedi Ardan
1 Putaran lengan Pl 110 140 110 100
2 Putaran telapak tangan Ptt 50 60 68 75
3 Sudut telapak kaki Stk 140 130 100 120

Tabel 3.3 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 3

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : MADE, NOVI, WENDI  
UMUR :  20, 20, 20,  TAHUN  
JENIS KELAMIN :  L, L, L  
SUKU BANGSA :  INDONESIA  
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Made Novi Wendi
1 Berat badan Bb 62,5 49,5 74
2 Tinggu duduk tegak Tdt 92 83 86
3 Tinggi duduk normal Tdn 91 81,5 84,5
4 Tinggi bahu duduk Tbd 68 54 59
5 Lebar bahu Lb 44 42 44,5
6 Tinggi mata duduk Tmd 82,5 77,5 78,5
7 Tinggi siku duduk Tsd 32 23,5 33,5
8 Siku ke siku Sks 44 28 36
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 51 49 52
10 Lebar sandaran duduk Lsd 31 29,5 34
11 Tinggi pinggang Tpg 15,5 18 20
12 Lebar pinggang Lpg 30 28 31,5
13 Tebal perut duduk Tpd 20,5 20 25,5
14 Tebal paha Tp 14,5 10,5 15,5
15 Tinggi lulut duduk Tld 47 47 43
16 Tinggi popliteal Tpo 38 41 37
17 Pantat popliteal pp 44 51 46,5
18 Pantat ke lutut Pkl 56 63 62
19 Lebar pinggul Lp 32,5 26,5 38
20 Tinggi badan tegak Tbt 169,3 166,5 162
21 Tinggi mata berdiri Plb 160 155 150,5
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 140 133 136
23 Tinggi siku berdiri Tsb 106 105 96
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 95 94 94
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 84 85 81
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 45 43 39
27 Panjang lengan bawah Plb 30 28 29
28 Tebal dada berdiri Tdb 17 20 22
29 Tebal perut berdiri Tpb 24 22 24
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 215,5 210 205,5
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 71,5 76 72,5
32 Rentangan tangan Rt 170 170 172
33 Pangkal ke tangan Pkt 19 20 20
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 8 8 8
35 Lebar tangan Lt 10 9 10
36 Tebal tangan Tt 2,5 3 3
37 Panjang jari 1 Pj 1 7 7 6
  2 Pj 2 7,5 7,5 7
  3 Pj 3 8,5 8 8
  4 Pj 4 7,5 8 7
  5 Pj 5 6 6 6
38 Panjang kaki Pk 25 24,5 26
39 Lebar kaki Lk 8,5 8,5 9,5
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Made Novi Wendi
1 Putaran lengan Pl 40 40 40
2 Putaran telapak tangan Ptt 50 50 40
3 Sudut telapak kaki Stk 50 60 50

Tabel 3.4 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 4

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : TARA, ARIEF, TONI, PRIMA    
UMUR :  20, 20, 20, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  P, L, L, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Tara Arief Toni Prima
1 Berat badan Bb 36 60 60 65
2 Tinggu duduk tegak Tdt 77 83,5 85,4 88
3 Tinggi duduk normal Tdn 76 82 85 86,3
4 Tinggi bahu duduk Tbd 48 51,5 51 58
5 Lebar bahu Lb 35 41 45 44,5
6 Tinggi mata duduk Tmd 65,7 74,5 75 79,5
7 Tinggi siku duduk Tsd 27,5 23 26 27
8 Siku ke siku Sks 34,3 36,5 35,5 38,5
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 42,5 51 43,5 52
10 Lebar sandaran duduk Lsd 28 33 30 32
11 Tinggi pinggang Tpg 21,5 21 17 21
12 Lebar pinggang Lpg 22 31,5 33,5 31
13 Tebal perut duduk Tpd 14,5 20 22,5 20
14 Tebal paha Tp 14,3 14,5 15 16
15 Tinggi lulut duduk Tld 47 45 44 46
16 Tinggi popliteal Tpo 40,3 40 40 41,5
17 Pantat popliteal pp 46,5 49,5 49,5 54,5
18 Pantat ke lutut Pkl 55,5 62,5 61 66
19 Lebar pinggul Lp 30 36,5 38 32,5
20 Tinggi badan tegak Tbt 150 167 161 171
21 Tinggi mata berdiri Plb 139 155 151 160
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 125 130 133 145
23 Tinggi siku berdiri Tsb 100 101 97 109
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 101 90 82 96
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 87 80 73 80
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 44 58 42 43
27 Panjang lengan bawah Plb 26 29 24 28
28 Tebal dada berdiri Tdb 19 21 20 21
29 Tebal perut berdiri Tpb 15 18 24 20
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 191 205 210 216
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 71 74 75 78
32 Rentangan tangan Rt 158 171 169 176
33 Pangkal ke tangan Pkt 17 18 18 19
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 7 8 8 7
35 Lebar tangan Lt 8 10 10 10
36 Tebal tangan Tt 3 4 4 5
37 Panjang jari 1 Pj 1 6 6 7 7
  2 Pj 2 7 7 7 7
  3 Pj 3 8 8 8 8
  4 Pj 4 7 7 7 7
  5 Pj 5 5 6 5 6
38 Panjang kaki Pk 23 25 24 25
39 Lebar kaki Lk 8 11 9 10
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Tara Arief Toni Prima
1 Putaran lengan Pl 70 57 66 42
2 Putaran telapak tangan Ptt 51 33 38 48
3 Sudut telapak kaki Stk 51 69 65 63

Tabel 3.5 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 5

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : RAZIEF, OKE, FIRMAN, GILANG    
UMUR :  21, 20, 21, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  L, L, L, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Razief Oke Firman Gilang
1 Berat badan Bb 82 51 46 71
2 Tinggu duduk tegak Tdt 94 88 92 87
3 Tinggi duduk normal Tdn 90 82 88 82
4 Tinggi bahu duduk Tbd 63 61 63 83
5 Lebar bahu Lb 46 40 40 49
6 Tinggi mata duduk Tmd 79 78 82 73
7 Tinggi siku duduk Tsd 27 31 25 27
8 Siku ke siku Sks 51 37 33 44
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 54 48 53 48
10 Lebar sandaran duduk Lsd 20 15 13 24
11 Tinggi pinggang Tpg 24 24 23 26
12 Lebar pinggang Lpg 33 26 27 33
13 Tebal perut duduk Tpd 25 15 15 22
14 Tebal paha Tp 12 13 9 15
15 Tinggi lulut duduk Tld 55 44 53 51
16 Tinggi popliteal Tpo 44 39 45 40
17 Pantat popliteal pp 54,5 44 53 46
18 Pantat ke lutut Pkl 66 56,3 63 59
19 Lebar pinggul Lp 56 30 32 35
20 Tinggi badan tegak Tbt 181 161 180 168
21 Tinggi mata berdiri Plb 167 149 168 154
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 152 133 149 134
23 Tinggi siku berdiri Tsb 112 101 114 98
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 107 98 106 97
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 101 88 101 90
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 49 43 89 47
27 Panjang lengan bawah Plb 26 23 24 27
28 Tebal dada berdiri Tdb 23 19 18 23
29 Tebal perut berdiri Tpb 25 16 13 24
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 230 195 228 207
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 82 74 85 77
32 Rentangan tangan Rt 180 157 178 173
33 Pangkal ke tangan Pkt 11 11 10 10
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 8 8 7 8
35 Lebar tangan Lt 10 10 10 12
36 Tebal tangan Tt 5 5 4 4
37 Panjang jari 1 Pj 1 7 6 6 6
  2 Pj 2 8 7 7 7
  3 Pj 3 9 8 8 9
  4 Pj 4 8 7 7 7
  5 Pj 5 6 6 6 6
38 Panjang kaki Pk 26 22 25 24
39 Lebar kaki Lk 11 10 9 10
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Razief Oke Firman Gilang
1 Putaran lengan Pl 50 70 137 60
2 Putaran telapak tangan Ptt 60 70 160 67
3 Sudut telapak kaki Stk 40 59 78 59

 

Tabel 3.6 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 6

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : BUDI. P , MATIINU , NIA , ZUHAIRI    
UMUR :  20, 19, 20, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  L, L, P, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Budi. P Nia Matiinu Zuhairi
1 Berat badan Bb 80 51 63 50
2 Tinggu duduk tegak Tdt 92 78 86 86
3 Tinggi duduk normal Tdn 89 76 83 82
4 Tinggi bahu duduk Tbd 60 51 57 60
5 Lebar bahu Lb 44 40 43 42
6 Tinggi mata duduk Tmd 75 67 73 76
7 Tinggi siku duduk Tsd 30 18 29 25
8 Siku ke siku Sks 44 37 44 32
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 56 43 55 42
10 Lebar sandaran duduk Lsd 24 24 19 19
11 Tinggi pinggang Tpg 28 20 27 21
12 Lebar pinggang Lpg 33 26 29 32
13 Tebal perut duduk Tpd 25 21 21 21
14 Tebal paha Tp 20 13 15 10
15 Tinggi lulut duduk Tld 54 44 47 50
16 Tinggi popliteal Tpo 45 38 44 42
17 Pantat popliteal pp 50 40 52 47
18 Pantat ke lutut Pkl 60 49 47 56
19 Lebar pinggul Lp 42 40 42 33
20 Tinggi badan tegak Tbt 177 151 163 165
21 Tinggi mata berdiri Plb 167 140 154 153
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 148 127 137 138
23 Tinggi siku berdiri Tsb 115 91 107 109
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 112 86 102 98
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 89 73 88 82
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 43 40 49 51
27 Panjang lengan bawah Plb 26 22 20 23
28 Tebal dada berdiri Tdb 23 21 22 21
29 Tebal perut berdiri Tpb 23 22 20 18
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 224 190 209 215
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 81 65 73 75
32 Rentangan tangan Rt 186 153 166 173
33 Pangkal ke tangan Pkt 19 16 18 18
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 9 7 9 8
35 Lebar tangan Lt 10 9 10 10
36 Tebal tangan Tt 3 4 4 4
37 Panjang jari 1 Pj 1 8 6 8 7
  2 Pj 2 8 6 7 7
  3 Pj 3 9 7 8 8
  4 Pj 4 8 6 7 7
  5 Pj 5 6 5 6 6
38 Panjang kaki Pk 29 22 27 26
39 Lebar kaki Lk 11 11 11 10
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Budi. P Nia Matiinu Zuhairi
1 Putaran lengan Pl 85 55 59 61
2 Putaran telapak tangan Ptt 60 67 72 70
3 Sudut telapak kaki Stk 65 68 65 63

Tabel 3.7 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 7

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : EKO, BAYU, SIGIT, SILA    
UMUR :  21, 20, 20, 19 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  L, L, L, P    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Eko Bayu Sigit Sila
1 Berat badan Bb 59 59 95 43
2 Tinggu duduk tegak Tdt 91.3 89.5 88 77
3 Tinggi duduk normal Tdn 87.5 86 84 70
4 Tinggi bahu duduk Tbd 69 64.5 59 48
5 Lebar bahu Lb 42 42 48,5 42
6 Tinggi mata duduk Tmd 78 75,5 77 64
7 Tinggi siku duduk Tsd 28 23 25 18
8 Siku ke siku Sks 36 44 46 45,5
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 50 47,5 49,5 45
10 Lebar sandaran duduk Lsd 20 22,5 19 17
11 Tinggi pinggang Tpg 20 18,5 16,5 14
12 Lebar pinggang Lpg 30.5 36 41 27
13 Tebal perut duduk Tpd 21.5 20,5 32 19
14 Tebal paha Tp 17 17,5 21,5 14
15 Tinggi lulut duduk Tld 46.5 53,5 56,5 46
16 Tinggi popliteal Tpo 40 36,5 36 30
17 Pantat popliteal pp 48 48 46,5 41
18 Pantat ke lutut Pkl 59 59 60 41
19 Lebar pinggul Lp 36 39 42 27
20 Tinggi badan tegak Tbt 171 165 162 145
21 Tinggi mata berdiri Plb 159.5 152 152,5 134
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 143,5 136 135,5 120
23 Tinggi siku berdiri Tsb 109 103,5 103 93
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 95.5 98 92 88
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 89.5 91,5 87,5 79
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 47.5 44 48,5 40
27 Panjang lengan bawah Plb 29 25,5 26 24
28 Tebal dada berdiri Tdb 20 19 16,5 21,5
29 Tebal perut berdiri Tpb 18 16 33 18
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 217 204 210 185
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 83.5 86,5 80 72
32 Rentangan tangan Rt 174 170 173 145
33 Pangkal ke tangan Pkt 11 11 10 8
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 9 7 9 6
35 Lebar tangan Lt 12 11 12 8,5
36 Tebal tangan Tt 2 2 3,5 2
37 Panjang jari 1 Pj 1 6 7 6 5
  2 Pj 2 7.5 8 7 6
  3 Pj 3 8.2 8,5 7,5 6,5
  4 Pj 4 8 8,5 6,5 6
  5 Pj 5 6.5 6 6 5
38 Panjang kaki Pk 25 25 24 21
39 Lebar kaki Lk 12 10 11,5 8
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Eko Bayu Sigit Sila
1 Putaran lengan Pl 60 40 70 55
2 Putaran telapak tangan Ptt 80 70 90 66
3 Sudut telapak kaki Stk 70 80 65 75

Tabel 3.8 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 8

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : ANGGA. R, GRACE, PADLI, DWI    
UMUR :  19, 20, 20, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  L, P, L, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Angga. R Grace Padli Dwi
1 Berat badan Bb 51 47 56 63
2 Tinggu duduk tegak Tdt 89,5 81 89,2 85
3 Tinggi duduk normal Tdn 86 80 86 83,5
4 Tinggi bahu duduk Tbd 59 53 57,5 56
5 Lebar bahu Lb 39 38,5 43,6 40,5
6 Tinggi mata duduk Tmd 75,5 69 73,7 74
7 Tinggi siku duduk Tsd 25 32 30,5 23.5
8 Siku ke siku Sks 30 36 40,5 40.5
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 51,5 46 49 49
10 Lebar sandaran duduk Lsd 15 16 14,1 17
11 Tinggi pinggang Tpg 24 31,5 27,2 23,5
12 Lebar pinggang Lpg 26 26 26,5 28
13 Tebal perut duduk Tpd 21 19 22 23
14 Tebal paha Tp 12 15,5 21,5 16
15 Tinggi lulut duduk Tld 51 50 49 48
16 Tinggi popliteal Tpo 39 39 39 39
17 Pantat popliteal pp 58,3 55,5 54,2 48,4
18 Pantat ke lutut Pkl 48 44 65,1 61,2
19 Lebar pinggul Lp 29 33,5 32,5 36,7
20 Tinggi badan tegak Tbt 164 154 169 162
21 Tinggi mata berdiri Plb 153 142,5 156 150
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 135 126 140 133
23 Tinggi siku berdiri Tsb 104,5 97 103 99
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 98,5 93 104 100
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 88 85 99 92
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 44 43 47 47
27 Panjang lengan bawah Plb 26 26 26 27
28 Tebal dada berdiri Tdb 19 22,5 18 20
29 Tebal perut berdiri Tpb 17 18,5 17 19,5
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 205 192 213 201
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 73 69 76 71
32 Rentangan tangan Rt 63,5 62 68 64
33 Pangkal ke tangan Pkt 11 10 11 10,5
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 8,5 4,5 8,5 8
35 Lebar tangan Lt 12 10,5 12,5 12
36 Tebal tangan Tt 4 4 4,5 4
37 Panjang jari 1 Pj 1 6,5 6 7,5 6,5
  2 Pj 2 7 6,5 8 7,5
  3 Pj 3 7,5 7,5 8,5 8,5
  4 Pj 4 7 6,5 8 7,5
  5 Pj 5 5,5 5,5 6,5 6
38 Panjang kaki Pk 23 21 25 24
39 Lebar kaki Lk 9 7,5 10 9
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Angga. R Grace Padli Dwi
1 Putaran lengan Pl 61 36 41 33
2 Putaran telapak tangan Ptt 53 50 49 58
3 Sudut telapak kaki Stk 69 62 76 105

Tabel 3.9 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 9

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : BUDI. K, CHARLOS, GRIFIN  
UMUR :  20, 19, 20,  TAHUN  
JENIS KELAMIN :  L, L, L  
SUKU BANGSA :  INDONESIA  
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Budi. K Charlos Grifin
1 Berat badan Bb 72 97 58
2 Tinggu duduk tegak Tdt 89 94,5 86,5
3 Tinggi duduk normal Tdn 85 89 86
4 Tinggi bahu duduk Tbd 59 62 57
5 Lebar bahu Lb 46,2 50 45,3
6 Tinggi mata duduk Tmd 79 78,5 73
7 Tinggi siku duduk Tsd 28 26 19,8
8 Siku ke siku Sks 45,5 56 41
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 52 50 52
10 Lebar sandaran duduk Lsd 21 21,5 20
11 Tinggi pinggang Tpg 26 32 19,2
12 Lebar pinggang Lpg 29,5 40 27,5
13 Tebal perut duduk Tpd 25,3 32 19,7
14 Tebal paha Tp 12 17,5 12
15 Tinggi lulut duduk Tld 44,4 50 47,5
16 Tinggi popliteal Tpo 39 42,5 44
17 Pantat popliteal pp 48,7 50 52
18 Pantat ke lutut Pkl 62,5 64,5 62
19 Lebar pinggul Lp 38 42,5 35
20 Tinggi badan tegak Tbt 165 173 168,5
21 Tinggi mata berdiri Plb 153,6 161 156
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 138,5 148 142
23 Tinggi siku berdiri Tsb 96,3 112 100
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 96 110 106
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 92,5 93 95
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 44 49 45,7
27 Panjang lengan bawah Plb 27 30 29,5
28 Tebal dada berdiri Tdb 23 25 20,5
29 Tebal perut berdiri Tpb 24 29 21
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 209,5 220 221
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 67 72 74
32 Rentangan tangan Rt 168 179 176,5
33 Pangkal ke tangan Pkt 11,5 11,5 11
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 10 12 11
35 Lebar tangan Lt 13 18 14
36 Tebal tangan Tt 3 3 3
37 Panjang jari 1 Pj 1 7 8 8
  2 Pj 2 9 9 10
  3 Pj 3 10 10 11
  4 Pj 4 9 10 10
  5 Pj 5 7 7 9
38 Panjang kaki Pk 24 26 26
39 Lebar kaki Lk 10 11 11
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Budi. K Charlos Grifin
1 Putaran lengan Pl 27 40 40
2 Putaran telapak tangan Ptt 30 60 42
3 Sudut telapak kaki Stk 90 70 104

Tabel 3.10 Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Kelompok 10

Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Statis
NAMA : SOFWAN, EKI, ANGGA. D, GANJAR    
UMUR :  20, 21, 21, 20 TAHUN    
JENIS KELAMIN :  L, L, L, L    
SUKU BANGSA :  INDONESIA    
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (cm)
Sofwan Eki Angga. D Ganjar
1 Berat badan Bb 45 73 68 72
2 Tinggu duduk tegak Tdt 84 86 90 88
3 Tinggi duduk normal Tdn 80 85 85 84
4 Tinggi bahu duduk Tbd 54 59 56 58
5 Lebar bahu Lb 40 44 45 45
6 Tinggi mata duduk Tmd 77 75 80 76
7 Tinggi siku duduk Tsd 22 25 27 27
8 Siku ke siku Sks 30 40 41 45
9 Tinggi sandaran punggung Tsp 46 46 53 51
10 Lebar sandaran duduk Lsd 28 33 32 35
11 Tinggi pinggang Tpg 19 17 22 21
12 Lebar pinggang Lpg 25 31 27 28
13 Tebal perut duduk Tpd 18 32 20 25
14 Tebal paha Tp 13 17 17 17
15 Tinggi lulut duduk Tld 51 42 48 42
16 Tinggi popliteal Tpo 41 39 38 44
17 Pantat popliteal pp 40 50 44 47
18 Pantat ke lutut Pkl 52 60 55 58
19 Lebar pinggul Lp 27 33 32 31
20 Tinggi badan tegak Tbt 164 158 177 170
21 Tinggi mata berdiri Plb 155 148 160 158
22 Tinggi bahu berdiri Tbb 136 132 144 143
23 Tinggi siku berdiri Tsb 102 98 107 105
24 Tinggi pinggang berdiri Tpgb 95 94 101 100
25 Tinggi pinggul berdiri Tplb 87 84 97 93
26 Tinggi lutut berdiri Tlb 45 43 49 48
27 Panjang lengan bawah Plb 27 27 28 30
28 Tebal dada berdiri Tdb 21 26 21 24
29 Tebal perut berdiri Tpb 15 30 22 21
30 Jangkauan tangan ke atas Jtkt 206 259 221 214
31 Jangkauan tangan ke depan Jktd 72 70 77 78
32 Rentangan tangan Rt 166 161 179 178
33 Pangkal ke tangan Pkt 19 18 20 20
34 Lebar jari 2,3,4,5 Lj 7 7 7 7
35 Lebar tangan Lt 12 12 12 11
36 Tebal tangan Tt 3,5 4 4 3,5
37 Panjang jari 1 Pj 1 6 7 7 8
  2 Pj 2 8,5 6,5 8 8,5
  3 Pj 3 9,5 8 9,5 9,5
  4 Pj 4 9 7 9 9
  5 Pj 5 7 5 7,5 7
38 Panjang kaki Pk 24 24 26 26
39 Lebar kaki Lk 10 9,5 10 10
Lembar Pengamatan Pengukuran Data Antropometri Dinamis
No Data yang Diukur Simbol Hasil Pengukuran (0)
Sofwan Eki Angga. D Ganjar
1 Putaran lengan Pl 180 180 150 130
2 Putaran telapak tangan Ptt 70 80 70 100
3 Sudut telapak kaki Stk 60 90 90 100

 



BAB IV

PEMBAHASAN DAN ANALISIS

4.1.      Pembahasan

Bagian ini mencakup beberapa penjelasan diantaranya deskripsi produk, data antropometri yang digunakan, pengolahan data secara manual, pengolahan data dengan software SPSS, perancangan produk, serta analisis yang terbagi atas analisis produk dan analisis perbandingan produk.

 

4.1.1    Deskripsi Produk

Meja staff yang dirancang untuk dapat disesuaikan dengan dimensi tubuh, sehingga memberikan kenyamanan. Kelebihannya yakni pada bagian atas meja cukup luas untuk dapat meletakkan berbagai dokumen dengan jumlah yang cukup banyak, kemudian pada bagian kolong meja terdapat dua buah laci pada sisi kiri meja staff yang difungsikan untuk menyimpan berbagai dokumen atau perlengkapan kantor dalam jumlah yang cukup banyak dan pada bagian kolong meja pun ditambahkan dua buah sekat, yang difungsikan sebagai tempat meletakkan CPU pada sekat bagian bawah, serta sebagai tempat menaruh tas pada sekat bagian atas. Selain itu pada bagian kaki meja dipasang sandaran kaki, sehingga dapat berfungsi untuk pijakan kaki.

Kekurangan dari meja staff yang dirancang adalah karena meja staff yang dirancang hanya sesuai untuk populasi mahasiswa kelas 3id02, sehingga tidak sesuai untuk populasi para pengguna meja staff pada umumnya.

 

4.1.2    Data Antropometri yang Digunakan

Data antropometri yang digunakan untuk perancangan meja staff, diantaranya tinggi siku duduk (Tsd) untuk menentukan tinggi meja staff, tinggi lutut duduk (Tld) untuk menentukan panjang dan lebar sekat, rentangan tangan (Rt) untuk menentukan panjang meja staff, jangkauan tangan ke depan (Jktd) untuk menentukan lebar meja staff, lebar pinggang (Lpg) untuk menentukan tinggi meja, dan panjang lengan bawah (Plb) untuk menentukan lebar laci. Keseluruhan data antopometri yang disebutkan diatas akan menjadi dasar rancangan meja staff.

4.1.3    Pengolahan Data Secara Manual

Data antropometri yang digunakan dalam pengolahan data secara manual, hanya untuk data antropometri yang digunakan saja, sesuai rancangan produk yang dibuat. Berikut penjelasan perhitungan secara manual.

  1. Tinggi siku duduk

a)      Mean =  =     =   26.1 cm

b)      Standar Deviasi =

=

=  3.932 cm

c)      Persentil 95%   =

= 26.1 + 1.645 x 3.932

= 32.56814 cm

 

  1. Panjang lengan bawah

a)   Mean =  =     =   26.23 cm

b)      Standar Deviasi =

=

=  2.34 cm

c)      Persentil 95%  =

= 26.23 + 1.645 x 2.34

= 30.0793 cm

 

  1. Lebar pinggang

a)      Mean =  =     =   29.83 cm

b)      Standar Deviasi =

=

=  3.88 cm

c)      Persentil 95%   =

= 29.83 + 1.645 x 3.88

= 36.2126 cm

 

  1. Tinggi lutut duduk

a)      Mean =  =     =   47.98 cm

b)      Standar Deviasi =

=

=  3.78 cm

c)      Persentil 95%   =

=  47.98 + 1.645 x 3.78   =  54.1981 cm

 

 

  1. Jangkauan tangan ke depan

a)      Mean =  =     =   75.46

b)      Standar Deviasi =

=

=  5.42 cm

c)      Persentil 95%   =

=   75.46 + 1.645 x 5.42

=   84.3759 cm

 

  1. Rentangan tangan

a)      Mean =  =     =   159.38 cm

b)      Standar Deviasi =

=

=  34.26 cm

c)      Persentil 50%   =

=   159.38 cm

 

 

 

 

Tabel 4.1 Data-Data Hasil Perhitungan Secara Manual

Dimensi Total Mean Standar Deviasi Persentil 5% Persentil

50%

Persentil 95%
Tsd 991.8

 

26.1 3.932 19.63186 26.1 32.56814
Plb 997

 

26.23 2.34 22.3807 26.23 30.0793
Lpg 1133.7

 

29.83 3.88 23.4474 29.83 36.2126
Tld 1823.4

 

47.98 3.78 41.7619 47.98 54.1981
Jktd 2837

 

75.46 5.42 45.14995 75.46 84.3759
Rt 6056.5

 

159.38 34.26 103.0223 159.38 215.7377

 

 

4.1.4    Pengolahan Data dengan Software SPSS

Data antropometri yang digunakan dalam pengolahan data dengan software SPSS, yakni keseluruhan data yang diperoleh dari hasil pengukuran. Berikut ini tampilan pengolahan data dengan software SPSS.

 

 

Gambar 4.1 Output Software Pengolahan Data Antropometri

 

Gambar 4.2 Output Software Pengolahan Data Antropometri (Lanjutan)

 

 

Gambar 4.3 Output Software Pengolahan Data Antropometri (Lanjutan)

 

 

Gambar 4.4 Output Software Pengolahan Data Antropometri (Lanjutan)

 

 

Gambar 4.5 Output Software Pengolahan Data Antropometri (Lanjutan)

 

 

Gambar 4.6 Output Software Pengolahan Data Antropometri (Lanjutan)

4.1.5    Perancangan Produk

Ukuran perancangan meja staff yang didapat dari data dimensi tubuh manusia diambil dari hasil perhitungan secara manual, sebab setiap nilai dihitung dengan teliti satu demi satu dengan menggunakan rumus yang ada, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat untuk rancangan meja staff. Urutan perancangan produk meja staff diantaranya, panjang meja dari data rentangan tangan yaitu 160 cm. Lebar meja dari data jangkauan tangan ke depan yaitu 84 cm. Tinggi meja dari data tinggi siku duduk ditambah lebar pinggang yaitu 78 cm. Lebar laci dari data panjang lengan bawah yaitu 30 cm. Panjang laci dari data setengah panjang meja dikurangi lebar laci yaitu 52 cm. Kemudian untuk panjang sekat dari tinggi lutut duduk yaitu 61 cm serta lebar sekat dari setengah tinggi lutut duduk 25 cm.

Berikut dibawah ini dapat dilihat pada Gambar 4.7 untuk tampilan meja staff dua dimensi pada tampak depan beserta ukurannya, pada Gambar 4.8 untuk tampilan meja staff dua dimensi pada tampak samping ukurannya, dan pada Gambar 4.9 dapat dilihat tampilan meja staff tiga dimensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.2. Analisis

Bagian ini terbagi atas analisis produk dan analisis perbandingan produk, yang berisikan tentang penjelasan analisis dari rancangan meja staff yang disesuai dengan data antropometri yang digunakan. Berikut ini penjelasan analisis dari rancangan produk  meja staff.

 

4.2.1 Analisis Produk

Meja staff yang dirancang, disesuaikan dari enam dimensi tubuh, yakni tinggi siku duduk (Tsd), lebar pinggang (Lpg), tinggi lutut duduk (Tld), panjang lengan bawah (Plb), jangkauan tangan ke depan (Jktd), dan rentangan tangan (Rt). Keseluruan dimensi tubuh yang digunakan untuk perancangan meja staff, memiliki rancangan detailnya, yakni tinggi siku duduk (Tsd) untuk menentukan tinggi meja staff, tinggi lutut duduk (Tld) untuk menentukan panjang dan lebar sekat, rentangan tangan (Rt) untuk menentukan panjang meja staff, jangkauan tangan ke depan (Jktd) untuk menentukan lebar meja staff, lebar pinggang (Lpg) untuk menentukan tinggi meja, dan panjang lengan bawah (Plb) untuk menentukan lebar laci.

Penentuan dimensi tubuh untuk perancangan meja staff menggunakan tipe perancang data ekstrim, dengan menggunakan persentil 95%. Menggunakan data ekstrim dengan persentil 95%, karena bertujuan agar hasil produk jadi dari keseluruhan rancangan meja staff yang disesuaikan dengan dimensi tubuh, dapat mengantisipasi ukuran meja staff yang tidak cukup memadai untuk pengguna yang mungkin bisa melampaui batas ukuran.

 

4.2.2 Analisis Perbandingan Produk

Perbandingkan meja staff yang telah dirancang dengan produk asli, yakni untuk meja staff yang telah dirancang telah disesuaikan dengan dimensi tubuh, sehingga memberikan kenyamanan. Meja staff yang dirancang memiliki laci yang dapat menyimpan berbagai dokumen dalam jumlah banyak serta tersedia sekat tersendiri untuk tempat menaruh tas dan juga diberikan pijakkan kaki.

Sedangkan produk asli tidak tersedia pijakkan kaki dan beberapa sekat, kemudian pada bagian kolong meja terdapat pembatas, sehingga tidak ada runag bergerak bebas untuk kaki seseorang yang sedang beraktivitas diatas meja staff tersebut.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

 

 

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan diambil dari pembahasan dan analisis yang telah dilakukan dan menjawab dari tujuan. Berikut adalah kesimpulan yang dapat diambil:

  1. Data yang digunakan untuk merancang ukuran tinggi meja staff adalah  tinggi siku duduk (Tsd), tinggi lutut duduk (Tld), rentangan tangan (Rt), jangkauan tangan ke depan (Jktd), lebar pinggang (Lpg), dan panjang lengan bawah (Plb).
  2. Tipe Perancangan yang digunakan dalam merancang meja staff adalah data ekstrim, dengan persentil yang digunakan adalah 95%.
  3. Ukuran perancangan meja staff, antara lain panjang meja adalah 160 cm, lebar meja adalah 84 cm, tinggi meja adalah 78 cm, panjang laci adalah 52 cm, lebar laci adalah 30cm, panjang sekat adalah 61 cm, dan lebar sekat adalah 25 cm.

4.   Kelebihannya meja staff yang dirancang adalah meja staff telah disesuaikan dengan dimensi tubuh manusia, sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan. Kekurangan dari meja staff yang dibuat yakni meja staff hanya sesuai untuk populasi mahasiswa kelas 3id02, sehingga tidak sesuai untuk populasi para pengguna meja staff pada umumnya.

 

5.2 Saran

Berikut beberapa saran yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan agar pada proses pengukuran selanjutnya dapat menjadi lebih baik. Saran yang dapat diberikan adalah data dimensi tubuh untuk mata kaki ditambah, sehingga untuk membuat pijakkan kaki pada meja dapat lebih mudah.

 

DAFTAR PUSTAKA

Nurmianto, Eko. 1991. Ergonomi Konsep Dasar Dan Aplikasinya. Surabaya: Prima Printing.

Wignjosoebroto, Sritomo. 1993. Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja. Surabaya: Guna Widya.

http://bambangwisanggeni.wordpress.com/2010/03/02/antropometri/

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s